Ketik sesuatu dan tekan enter pada keyboard
untuk mencari

Amankan Android dari Hacking Virus Stagefright

image source: shutterstock.com


Android dihebohkan virus bernama Stagefright yang katanya mampu mengambil smartphone kita, jika sudah dimasuki dengan program jahat jenis backdoor.

Namun sebenarnya Stagefright bukanlah virus, tetapi "Exploit" yang bisa menerobos Smartphone Anda dan memunculkan layar "terminal/kolom baris perintah". Jadi, tidak melakulan apa-apa "Exploit" itu.

Beda dengan sifat Malware lainnya, seperti Virus, Worm, Ransomware, atau Adware.

Dan setelah Exploit ini masuk sistem Anda, maka dibukanya pintu belakang ponsel Anda yang disebut Backdoor. Yang berpotensi melihat semua data Anda, merekam mikrofon, kamera, bahkan menggunakan Sms dan pulsa telp Anda.

Backdoor adalah sebuah teknik dalam file Trojan yang bersatu di aplikasi lain (agar terlihat resmi), jadi pengguna bisa tertipu menginstallnya. Namun ada juga backdoor yang 'Tanpa Mendownlod/Menginstall" aplikasi.

Backdoor bisa tertanam ke dalam smarphone android kita melalui 2 behavior umum; (i) perlunya interaksi pengguna, (ii) tanpa interaksi pengguna.

Kesalahan kita menginstall aplikasi android yang tidak terpercaya sumbernya dapat membuat keretakan pintu Android Anda (backdoor) yang perlunya interaksi Anda dalam membuka aplikasi itu.

Tetapi, tanpa interaksi Anda bisa cukup membahayakan yang juga ada, secara mudahnya bisa dibagi menjadi 3 cara hacking Android (yang tanpa interaksi pengguna ini). Sebagai berikut:

4 JALUR CARA HACKING ANDROID YANG HARUS DIWASPADAI:
1. Mudah - Membuat Aplikasi Android diTambahin Virus Stagefright (dengan interaksi pengguna)
2. Mudah - Melalui MMS
3. Cukup Sulit - Membuat Website Palsu yg Otomatis menjalankan Virus (Ditambahi Embedded crafted MP4)
4. Sangat Sulit - Jika di Jaringan Lokal melalui MITM + Web Spoof

Bagaimanakah caranya itu? Banyak di google dan tidak bisa saya bagikan disini. Budayakan bertanya sesudah berusaha mempelajarinya dahulu & spesifikan yang kurang faham dimana.

Solusi nomor #1 di atas biasakan download aplikasi di Playstore, bukan dibrowsing, dan pilihlah yang terpercaya (jumlah review positif, jumlah download, dll).

Nomor #2 Matikan fitur "menerima otomatis MMS" di ponsel Anda (khusus Android saja)

Nomor #3 Pasang Antivirius Android agar aman browsing, atau jangan sembarang buka Link.

Nomor #4 Tidak ada solusinya, ini sangat manual. Tapi, pencegahan terbaiknya adalah hati-hati memakai wifi publik. Sebisa mungkin internet kartu sendiri.

Komentar?TulisTutup